Minggu, 06 Oktober 2013

DOSA YANG LEBIH BESAR DARI BERZINA

0 komentar

سْـــــــمِ أللَّهِ ألرَّحْمَنِ ألرَّحِيْ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

♥ Renungan Malam Minggu ♥
ﷲ¸¸.•**•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•
•*¨*•.¸¸ﷲ
(¯`♥´¯)
´*.¸.•´♥



DOSA YANG LEBIH BESAR DARI BERZINA
♥~♥~♥~♥~♥~♥~♥~♥~♥~♥~♥~♥~♥~♥~♥

Pada suatu senja yang lengang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-hayung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahawa ia berada dalam dukacita yang mencekam.

Tudungnya menutup hampir seluruh wajahnya tanpa hias muka atau perhiasan yang menghiasi di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang telah menyayat hidupnya.

Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman Nabi Musa a.s. Diketuknya pintu perlahan-lahan sambil memberi salam.

Maka terdengarlah ucapan dari dalam,
"Silakan masuk"

Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus menunduk. Air matanya
berderai tatkala ia berkata,
"Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya. Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya."

"Apakah dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi Musa a.s. terkejut.

"Saya takut mengatakannya."jawab wanita cantik..

"Katakanlah jangan ragu-ragu!" desak Nabi Musa.

Maka perempuan itupun bercerita, "Saya... telah berzina".

Kepala Nabi Musa terangkat,hatinya tersentak.

Perempuan itu meneruskan,
"Dari perzinaan itu saya pun... hamil. Setelah anak itu lahir,langsung saya... cekik lehernya sampai... mati," ucap wanita itu seraya menangis terisak-isak..

Nabi Musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia mengherdik,
"Perempuan laknat , pergi kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku kerana perbuatanmu. Pergi!"...teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata kerana jijik.

Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk keluar dari dalam rumah Nabi Musa..

Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu.. Bahkan ia tak tahu mahu dibawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya.

Ia tidak tahu bahawa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya,
"Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertaubat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?"

Nabi Musa terperanjat.
"Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?"
Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.
"Betulkah ada dosa yang lebih besar daripada perempuan yang nista itu?"

" Ada!" jawab Jibril dengan tegas.

"Dosa apakah itu?" tanya Nabi Musa.

"Orang yang meninggalkan solat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina".

Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut. Nabi Musa menyedari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahawa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Bererti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan
tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya.

Sedang orang yang bertaubat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh bererti masih mempunyai iman di dadanya dan yakin bahawa Allah itu ada, di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mahu menerima kedatangannya.

Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita pezina dan dua hadis Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi kita dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban solat dengan istiqamah.

♥ Bagaimana jika berzinah & Tidah Sholat ? ♥
Read more...

DO'A SEPUTAR PAKAIAN

0 komentar

Kita bersyukur dan memuji Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kemudian shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, istri, keluarga, sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari yang dijanjikan, amma ba’du:
Sesungguhnya agama Islam adalah agama yang tidak menyisakan sesuatupun melainkan telah dijelaskan kepada munusia untuk menjalankannya, termasuk dalam memakai dan menanggalkan pakaian, berikut doa dan dzikir seputar pakaian:
1. Doa Ketika Mengenakan Pakaian
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَسَانِيْ هَذَا (الثَّوْبَ) وَرَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّيْ وَلاَ قُوَّةٍ
“Segala puji bagi Allah yang memberi pakaian ini kepadaku sebagai rezeki daripada-Nya tanpa daya dan kekuatan dariku”.
2. Doa Ketika Mengenakan Pakaian Baru
اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ كَسَوْتَنِيْهِ، أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِ مَا صُنِعَ لَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ
“Ya Allah, hanya milik-Mu segala puji, Engkaulah yang memberi pakaian ini kepadaku. Aku mohon kepada-Mu untuk memperoleh kebaikannya dan kebaikan yang ia diciptakan karenanya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang ia diciptakan karenanya”.
3. Doa Kepada Orang yang Mengenakan Pakaian Baru
تُبْلِي وَيُخْلِفُ اللهُ تَعَالَى
“Kenakanlah sampai lusuh, semoga Allah Ta’ala memberikan gantinya ke-padamu”.
اِلْبِسْ جَدِيْدًا، وَعِشْ حَمِيْدًا، وَمُتْ شَهِيْدًا
“Berpakaianlah yang baru, hiduplah dengan terpuji dan matilah dalam kea-daan syahid”.
4. Bacaan Ketika Melepaskan Pakaian
بِسْمِ اللهِ
“Dengan nama Allah (aku meletakkan baju)”.
Itulah empat keadaan dalam berdoa dan berdzikir seputar pakaian yang kami kutip dari terjemah hisnul muslim dan dalam eBook ini akan disertakan asal dan syarah (penjelasan) dari kelima doa tersebut, dan kami berdoa kepada Allah azza wa jalla agar dapat melanjutkan eBook ini dan mencompilenya dalam sebuah eBook CHM, seseungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Mengabulkan Doa…
Read more...

Minggu, 29 September 2013

SHALAT ISTIKHARAH

0 komentar
Banyak diantara kita yang berpikiran bahwa shalat istikharah dilakukan pada urusan-urusan yang membuat galau saja. Contohnya milih sekolah, pekerjaan, jodoh, dll. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, tapi ayo kita coba baca lagi apa itu istikharah sesuai ajaran Nabi.  Coba kita lihat hadits berikut.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajari kami istikharah dalam setiap urusan yan kami hadapi sebagaimana beliau mengajarkan kami suatu surah dari Al-Qur’an. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika seorang dari kalian menghadapi masalah maka ruku’lah (shalat) dua raka’at yang bukan shalat wajib kemudian berdo’alah: 
Allahumma inniy astakhiiruka bi ‘ilmika wa astaqdiruka biqudratika wa as-aluka min fadhlikal ‘azhim, fainnaka taqdiru wa laa aqdiru wa ta’lamu wa laa ‘Abdullah’lamu wa anta ‘allaamul ghuyuub. Allahumma in kunta ta’lamu anna haadzal amru khairul liy fiy diiniy wa ma’aasyiy wa ‘aaqibati amriy” atau; ‘Aajili amriy wa aajilihi faqdurhu liy wa yassirhu liy tsumma baarik liy fiihi. Wa in kunta ta’lamu anna haadzal amru syarrul liy fiy diiniy wa ma’aasyiy wa ‘aaqibati amriy” aw qaola; fiy ‘aajili amriy wa aajilihi fashrifhu ‘anniy washrifniy ‘anhu waqdurliyl khaira haitsu kaana tsummar dhiniy.”
(Ya Allah aku memohon pilihan kepada-Mu dengan ilmuMu dan memohon kemampuan dengan kekuasaan-Mu dan aku memohon karunia-Mu yang Agung. Karena Engkau Maha Mampu sedang aku tidak mampu, Engkau Maha Mengetahui sedang aku tidak mengetahui, Engkaulah yang Maha Mengetahui perkara yang gaib. Ya Allah bila Engkau mengetahui bahwa urusan ini baik untukku, bagi agamaku, kehidupanku dan kesudahan urusanku ini -atau beliau bersabda: di waktu dekat atau di masa nanti- maka takdirkanlah buatku dan mudahkanlah kemudian berikanlah berkah padanya. Namun sebaliknya ya Allah, bila Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk untukku, bagi agamaku, kehidupanku dan kesudahan urusanku ini -atau beliau bersabda: di waktu dekat atau di masa nanti- maka jauhkanlah urusan dariku dan jauhkanlah aku darinya. Dan tetapkanlah buatku urusan yang baik saja dimanapun adanya kemudian jadikanlah aku ridha dengan ketetapan-Mu itu”. Beliau bersabda: “Dia sebutkan urusan yang sedang diminta pilihannya itu”. (HR. Al-Bukhari no. 1162)
Jika salah seorang di antara kalian bertekad untuk melakukan suatu urusan, maka kerjakanlah shalat dua raka’at selain shalat fardhu
1) hadits ini menerangkan bahwa istikharah dilakukan setelah kita memutuskan salah satu dari pilihan2 kita. Yaitu memantapkan pilihan yang sudah kita pilih. Dengan istikharah tsb, kita minta kpd Allah agar diberikan kemudahan apabila pilihan kita tadi baik, dan diberi hambatan apabila buruk. Setelah istikharah selesai, maka kita lakukan urusan yang sudah kita pilih tadi, dengan keyakinan bahwa bila baik maka Allah akan mempermudah, namun jika buruk, maka Allah akan mempersulit.
Dalam memilih tadi, Islam sudah memebuat dasar pemilihan yang jelas, yaitu halal-mubah-makruh-haram. Namun, jika kita masih ragu dan belum memutuskan, maka diperbolehkan istikharah agar dicondongkan kepada pilihan yang baik.
2) Istikharah dilakukan pada perkara mubah. Bukan perkara yg sudah jelas hukumnya (haram-halal)
3) Diperbolehkan menggabungkan shalat istikharah dgn shalat sunnah lainnya. Contoh meniatkan shalat istikharah bersamaan dgn shalat rawatib, setelah itu doa istikharah setelah salam
4)Istikharah boleh dilakukan berulang-ulang. Dalam shahih Muslim, Ibnu Zubair mengatakan “Aku melakukan istikhoroh pada Rabbku sebanyak tiga kali, kemudian aku pun bertekad menjalankan urusanku tersebut.”
5) Do’a istikharah dibaca di akhir shalat, bukan di dalam shalat.
6) Melihat dalam mimpi mengenai jawaban istikharah itu TIDAK ada dalilnya sama sekali.
Jawaban istikharah di dapat melalui tanda-tanda nyata, yang paling utama adalah kemantapan hati dan kemudahan2 yg didatangkan Allah dalam menjalankan pilihan tsb.
Jadi kesimpulannya, tata cara istikharah adalah sebagai berikut.
  1. Pilihlah satu pilihan diantara beberapa pilihan yang membuat ragu
  2. Shalat dua istikharah dua rakaat, atau boleh digabung dengan shalat sunnah lain.
  3. Baca doa istikharah
  4. Jalankan pilihan tadi, jika baik maka akan datang kemudahan dari Allah, jika buruk maka akan dipersulit oleh Allah.
TATA CARA SHALAT ISTIKHARAH
Lafaz niat:-
Ushalli Sunnatal Istikharaati Rak’ataini Lillahi Ta’aala
Sahaja Aku sembahyang sunnat istikharah 2 rakat tunai kerana Allah Ta’ala

Rakaat pertama-
Baca surah Al-fatihah dan surah Al-kafirun

Rakaat kedua-
Baca surah Al-fatihah dan surah Al-ikhlas
Selepas salam, bacalah doa yang disarankan dalam istikharah.
Dalam berdoa sebaiknya menyebutkan permintaan yang ingin diberikan petunjuk oleh Allah s.w.t. misalnya: “Ya Allah, jika hal ini….(sebutkan namanya)”


Doa istikharah

Setelah selesai solat, berdoa seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW:

doa-istikhaerah
Allaahumma inni astakhiiruka bi’ilmika, wa astaqdiruka biqudratika wa as aluka min fadhlikal azhiim. Fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wata’lamu wa laa a’lamu, wa anta allaamul ghuyuub.

Allaahumma inkunta ta’lamu anna haadzal amra khairun lii fii diinii wama’aasyii wa ‘aaqibati amrii, ‘aajili amrii wa aajilihi faqdurhu lii wa yassirhu lii tsumma baarikliifiihi. Wa inkunta ta’lamu anna haadzal amra syarrun lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibatu amrii ‘aajili amrii wa aajilihi fashrif annii washrifni ‘anhu waqdur liyal khairahaytsu kaana tsumma ardhinii bihi, innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir


Artinya:-
“Ya Allah, aku memohon petunjuk memilih yang baik dalam pengetahuanMu, aku mohon ditakdirkan yang baik dengan kudratMu, aku mengharapkan kurniaMu yang besar. Engkau Maha Kuasa dan aku adalah hambaMu yang dhaif. Engkau Maha Tahu dan aku adalah hambaMu yang jahil. Engkau Maha Mengetahui semua yang ghaib dan yang tersembunyi.
Ya Allah, jika hal ini (***) dalam pengetahuanMu adalah baik bagiku, baik pada agamaku, baik pada kehidupanku sekarang dan masa datang, takdirkanlah dan mudahkanlah bagiku kemudian berilah aku berkah daripadanya.
Tetapi jika dalam ilmuMu hal ini (***) akan membawa bencana bagiku dan bagi agamaku, membawa akibat dalam kehidupanku baik yang sekarang ataupun pada masa akan datang, jauhkanlah ia daripadaku dan jauhkanlah aku daripadanya. Semoga Engkau takdirkan aku pada yang baik, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas setiap sesuatu.”
Read more...

Kamis, 19 September 2013

Curhat Ku Pada-Mu Ya Allah

0 komentar


Kucintai Engkau dengan dua cinta
Cinta karena diriku dan cinta karena diri-Mu
Cinta karena diriku membuat diriku lupa pada yang lain Senantiasa menyebut nama-Mu
Cinta karena diri-Mu membuat diriku selalu memandang-Mu
Karena Kau kuakkan hijab
Tiada puji bagiku untuk ini dan itu
Bagi-Mulah puji dari penghuni semesta.

Ya Allah, Engkau Tuhan Yang Disembah..!
Kuatkanlah imanku dalam keadaan apapun
Dan janganlah Kau bolak-balikkan hatiku setelah Kau berikan hidayah-Mu

Ya Ghaffar, Engkau Maha Pengampun...!
Aku hanya mampu mengungkapkan secuil risalah-Mu
Namun, belum mampu mencegah kemaksiatan
Belum mampu menyentuh hati yang keruh.

Ya Hafizh, Engkaulah Maha Memelihara...!
Lindungilah aku dari kehancuran moral dan mendustakan agama-Mu
Jangan jauhkan aku dari Ramadhan-Mu
Karena di sanalah kutemukan muara tangisan umat-Mu
Jangan jauhkan aku dari si lapar dan si miskin
Karena di sanalah ku menemukan-Mu.

Ya Akbar, Engkaulah Yang Maha Besar...!
Betapa kecilnya diriku dibandingkan kebesaran-Mu
Aku tak mampu melihat kebesaran-Mu dengan mata kepala
Bukalah pintu hatiku agar ada ruang bagi kebesaran-Mu
Bukalah pintu hatiku agar aku dapat melihat rahmat-Mu

Ya Razzaq, Engkaulah pemberi rezeki...!
Niat telah kuikrarkan
Usaha telah kulakukan
Tenaga telah kukerahkan
Aku tak berharap kepada siapapun
Hanya kepada-Mu aku memohon pertolongan
Bukalah pintu rezekiku...!

Ya Ghani, Engkau Tuhan Yang Maha Kaya...!
Ada orang miskin tak bisa makan enak karena tak ada makanan
Tapi tak sedikit orang kaya yang tak merasakan kelezatan makanan karena sakit

Ya Hakim, Engkaulah Yang Maha Bijaksana...!
Aku ingin menjadi orang yang bijaksana
Aku ingin menjadi orang yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Ya Alim, Engkaulah Tuhan Yang Maha Mengetahui...!
Berilah aku hikmah agar mampu melihat kebaikan-Mu
Berilah aku hikmah agar mampu menyelami tangisan dan impian saudara kami

Ya Jabbar, Engkau Yang Maha Kuasa...!
Kepunyaan-Mulah apa yang ada di langit dan di bumi
Jangan putuskan harapanku untuk menanti nikmat-Mu
Di tengah kesusahan hidupku ini.

Ya Qawi, Engkaulah Zat Yang Maha Kuat
Tanamkan kekuatan-kekuatan dalam hatiku
Agar aku tak menyerah pada kesulitan hidup
Agar aku mampu istiqomah dalam keyakinanku

Ya Matin, Engkaulah Zat Yang Maha Kukuh...!
Tanamkanlah kepercayaan diri dalam jiwaku
Agar aku tak merasa rendah di mata orang lain.

Ya Wasi, Engkaulah Yang Maha Luas
Ketika aku memberi kepada orang lain
Sungguh menambah pahala bagiku
Ketika aku membantu orang lain
Sungguh menambah kecintaan orang lain kepadaku.

Ya Qadir, Engkaulah Yang Maha Menentukan...!
Segala pikiran telah kucurahkan
Segala ikhtiar telah kulakukan
Suara hati telah kudengarkan
Sekarang tetapkanlah KETENTUAN-MU...!

Duhai Al-Amin
Allah Swt dan malaikat-malaikat bershalawat kepadamu
Shalawat kebajikan atas Al-Amin
Semoga orang yang bershalawat kepadanya selalu diberkahi.Amin!
Aku berdiri dalam tangisan diambang senja
Yang aku tahu kematian telah dekat
Namun, adakah surga akan mempertemukan aku dengannya...? 
Read more...

Kamis, 12 September 2013

DO'A QUNUT DAN TERJEMAHANNYA

0 komentar


Do'a Qunut adalah do'a yang di baca saat kita melakukan sholat subuh pada rokaat ke dua setelah rukuk. Berikut adalah bacaan do’a Qunut dan artinya, untuk Anda yang masih bingung dan belum hafal dengan bacaan doa qunut, ini dia bacaannya :


ALLAHUMMAHDINII FIIMAN HADAIIT

Artinya : Ya Allah berikanlah aku petunjuk sebagaimana orang yang Engkau beri petunjuk





WA'AAFINII FIIMAN 'AAFAIIT

Artinya : Dan berikanlah keselamatan padaku sebagaimana mereka yang telah Engkau beri keselamatan





WA TAWALLANII FIIMAN TAWALLAIIT

Artinya : Dan peliharalah aku sebagaimana mereka yang telah Engkau pelihara




WA BAARIKLII FIIMAA A'THOIIT

Artinya : Dan berikanlah keberkahan pada sesuatu yang Engkau berikan padaku




WAQINII SYARROMAA QODLOIIT

Artinya : Dan jagalah aku dari kejahatan apa saja yang telah Engkau tetapkan





FAINNAKA TAQDHII WALAA YUQDLOO 'ALAIIK

Artinya : Karena sesungguhnya Engkaulah yang menghukumi dan tidak dihukumi




WAINNAHU LAA YADZILLU MAN WAALAIIT

Artinya : Dan sesunguhnya tidak akan hina orang yang telah Engkau tolong





WALAA YA'IZZU MAN 'AADAIIT

Artinya : Dan tidak mulia orang yang Engkau musuhi





TABAAROKTA ROBBANAA WATA'AALAIIT

Artinya : Sesungguhnya Maha Agunglah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau





FALAKAL HAMDU 'ALA MAA QODLOIIT

Artinya : Maka bagi Engkaulah segala pujian di atas apa yang Engkau hukumkan





WAASTAGHFIRUKA WAATUUBU ILAIIK

Artinya : Aku memohon ampun dari-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu



* Shalawat Nabi Muhammad SAW


WA SHOLLALLOOHU 'ALA SAYYIDINAA MUHAMMADIN NABIYYIL UMMIYYI WA'ALAA AALIHI WASHOHBIHI  WASALLAM

Artinya : Dan semoga Allah tetap memberi rahmat pada Nabi Muhammad dan keluarganya serta para sahabatnya dengan kesejahteraan dan keselamatan.



رواه أبو داود والنسائى
(HR An-Nasa’i dan Abu Dawud)
Semoga bacaan Do'a Qunut ini bisa membantu Anda dalam menjalankan ibadah Sholat Subuh. Sholat adalah perkara utama yang akan dilihat oleh Allah SWT, siapapun baik dalam menjalankan sholat, InsyaAllah semuanya akan menjadi baik, seperti yang tertera jelas dalam Al-Qur’an dalam surat Al-Ankabut ayat 45 :
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al Qur’an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah SWT mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Semoga kita menjadi makhluk Allah yang menempati surga-Nya, menjadi manusia yang berakhlak mulia di dunia, serta bisa menjadi pribadi yang baik. Silahkan di baca dan di pahami ya Do'a Qunut-nya.
Read more...