Sabtu, 13 Juli 2013

BELAJAR SAMPAI AKHIR HAYAT

0 komentar



Taukah anda Bahwa ALLAH mewajibkan Kita Belajar sampai Akhir hayat...

Karena ALLAH hendak Menjadikan Kita Sebagai Guru bagi masa depan....
dan Hendak mengangkat derajad kita......
Pada dasarnya setiap Manusia adalah Guru....
Karena Setiap Manusia Pasti belajar dan pasti memberikan pelajaran kepada orang lain,

kecuali orang yang pelit Ilmu maka dia tidak mau menjadi guru dan tidak mau diangkat derajatnya oleh ALLAH.
Maka itu Ilmu apa saja yang kalian Punya berikanlah kepada orang lain selama ilmu itu baik sebab kau akan menjadi guru....

Guru itu Bermacam macam sesuai Ilmu yang dimiliki.....

dan Pada dasarnya setiap manusia memiliki Ilmu......

Terutama adalah Ibu dan Bapak yang mendidik kita dari Lahir sampai dewasa.....

Maka itu Hormatilah orang lain dan janganlah kalian sombong....

sebab setiap manusia adalah Guru wajib dihormati dan janganlah sombong sebab derajad yang diberikan ALLAH kepada hamba yang berilmu itu tidak diketahui manusia,

siapa tau orang yang kita remehkan itu derajadnya lebih tinggi.....

Dan perlu diingat, Ilmu itu tidak dapat dilihat dengan Mata tapi Dapat diKetahui dengan Berfikir dan Pengetahuan dari Orang lain......

Maka Itu Selama Manusia masih berfikir, tidak ada manusia yang bodoh.....
yang bodoh hanyalah orang yang tidak mau berfikir.....
dan mencari Ilmu itu tidaklah sulit....

hanya Modal Akal dan Lisan kita dapat Mencari Ilmu dan Mengajarkannya.......


Read more...

Jumat, 12 Juli 2013

Belajar Dari Bapak Tua Yang Bijak

0 komentar


Suatu ketika hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan raut mukanya ruwet. Tamu itu memang tampak seperti orang yang tidak berbahagia.

Tanpa membuang waktu orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak itu hanya mendengarkan dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam dan meminta tamu itu untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Coba minum ini dan katakana bagaimana rasanya”, ujar Pak Tua itu.

“Pahit.., pahit sekali rasanya…”, jawab tamu itu sambil meludah kesamping.

Pak Tua sedikit tersenyum. Lalu ia mengajak tamunya berjalan ke tepi telaga didekat tempat tinggalnya dan akhirnya sampailah mereka ketepi telaga yang tenang itu.

Pak Tua itu kembali menaburkan segenggam garam ke dalam telaga. Dengan sepotong kayu dibuatnya gelombang-gelombang dari adukan-adukan itu yang menciptakan riak-riak air. “Coba ambil air dari telaga ini dan minumlah”, perintah Pak Tua. Saat tamu itu selesai meneguk air itu, Pak Tua kembali bertanya, “Bagaimana rasanya?”

“Segar”, sahut tamunya. “Apakah kamu merasakan garam didalam air itu?”, Tanya Pak Tua lagi. “Tidak”, jawab si anak muda.

Dengan kebapakan Pak Tua menepuk-nepuk punggung anak muda itu. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh disamping telaga itu. “Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan itu adalah layaknya segenggam garam, tidak lebih dan tidak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama. Dan memang akan tetap selalu sama.”

“Tapi, kepahitan yang kita rasakan akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.”

Pak Tua itu kembali memberi nasehat, “Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung sgalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas. Buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.”

Keduanya lalu beranjak pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, ‘sang orang bijak’, kembali menyimpan ‘segenggam garam’ untuk anak muda lain yang sering datang kepadanya membawa keresahan jiwa… 
Read more...

Rabu, 10 Juli 2013

INDAHNYA UKHUWAH FILLAH

0 komentar



Indahnya suatu persahabatan itu apabila ia wujud kerana Dia.

Indahnya bila cinta yang ada kerana Dia.

Indahnya kasih sayang yang wujud kerana Dia.

Indahnya bila segalanya disandarkan hanya kerana Dia.

Indahnya bila segala perbezaan disatukan kerana matlamat yang satu, iaitu menggapai redha-Nya.

Tapi indahnya ukhwah itu tak cukup sekadar di mulut ,
Tak terlestari sekadar pada baris-baris ayat sahaja
dan dalam satu-satu hubungan itu pastinya ada ujian.

Maka, timbullah episod-episod terasa hati, tak puas hati, bersedih hati, makan hati, sakit hati akan menjengah hidup kita dan pastinya semua ini mampu menggugat cinta yang dah terbina yang lahirnya semua dari hati..


jagalah hati kita wahai sahabat :)

ketahuilah
Ukhuwah itu mengalami beberapa tingkatan proses iaitu :

1. Ta'aruf : Saling Mengenal
2. Tafahum : Saling Memahami
3. Ta'awun : Saling Menolong
4. Takaful : Saling Menanggung
5. Itsar : Mendahulukan orang lain daripada diri sendiri


Read more...

Senin, 08 Juli 2013

APA YANG PALING DEKAT DENGAN KITA DI DUNIA INI ? (MUHASABAH)

0 komentar



Apa yang paling dekat dengan kita di Dunia ini ?”. Murid menjawab ‘ Orang tua, guru, teman, sahabat”. “ Semua jawaban benar, namun yang paling dekat dengan kita adalah “ KEMATIAN” MAKA PERBANYAKLAH MENGINGAT  “MATI”
Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini “. Murid menjawab “ Bulan, bintang, matahari”. “ Semua jawaban benar, namun yang paling jauh dari kita adalah “ MASA LALU” , karena dengan cara apapun kita tidak mungkin kembali ke masa lalu”.
“ Apa yang paling besar di dunia ini ?”. Murid menjawab “ gunung, matahari, bumi”. “ Semua jawaban benar, namun yang paling benar adalah “ HAWA NAFSU” , maka berhati-hatilah dengan nafsu karena bila kita tidak bisa mengendalikannya , akan membawa manusia ke neraka.
Apa yang paling berat di dunia ini ?”. Murid menjawab “ besi, gajah”. Semua itu benar, namun yang paling benar adalah ‘ MEMEGANG AMANAH “. Hanya manusia yang bisa menjadi Khalifah di dunia ini, berhati-hatilah dan laksanakan amanah dengan seadil-adilnya dan sebijaksana mungkin,
“ Apa yang paling ringan di dunia ini “. Murid menjawab “ angin, debu, dedaunan”. ‘ Semua itu benar, namun yang paling benar adalah MENINGGALKAN SHOLAT. Kaki kita, tangan kita, hati kita dengan mudah dan ringannya bila diajak melakukan hal2 untuk kesenangan duniawi dan MENINGGALKAN SHOLAT.
“Apakah yang paling tajam di dunia ini “. Murid menjawab “ pedang ”. Imam Ghozali membenarkan, tapi yang paling tajam adalah ‘LIDAH MANUSIA”. Karena dengan “Lidah”nya manusia bisa melukai, memfitnah, mengadu domba, memutarbalikkan fakta, mencari muka dll Lidahmu Harimaumu.

Di dunia ini, kita hanyalah ‘mampir’
Mari kita saling mengingatkan untuk sebuah kebajikan serta amal sholeh.

Allah tidak melihat Raga dan Rupamu, Tapi Allah melihat HATI dan PERBUATANMU

(Untuk Muhasabah)
Read more...

20 TIPS HIDUP BAHAGIA

0 komentar



Bismillaahir Rahmaanir Rahiim

HAPPINESS IS LOVE WHATEVER YOU GOT .. Kebahagiaan itu ketika kita mencintai apa yang kita miliki ...

Sebuah pesan untuk hidup bahagia yang sederhana namun penuh makna. Saya sepakat dengan kalimat tersebut. Sebuah ajakan bagi kita untuk mensyukuri segar-hijaunya rumput di halaman rumah sendiri.

Kira-kira apa yang bisa kita lakukan atau hal-hal apa yang membuat kita hidup bahagia setiap hari? Daftar tips berikut ini semoga bisa menjadi pengingat kita bersama sebagai upaya agar selalu berbahagia setiap hari.

1. Bangun pagi-pagi ...

Bangun lebih awal dan berjanjilah untuk merayakan hari ini dengan tidak menyia-nyiakannya sedetikpun. Lihat cahaya mentari yang menyingsing di ujung timur sana. Seperti itu juga semangat bersinar di dada anda.

2. Nikmati makan ...

Jangan tergesa-gesa. Cobalah sekali ini gigit dan kunyah pelah-pelan makanan anda. Dari tiap kunyahannya, rasakan betapa enak rasanya. Nikmat sekali bukan? .. Segala Puji Bagi Allah! ..

3. ACTION-kan niat anda ...

Punya niat sekian lama yang tak kunjung terlaksana? ACTION-kan sekarang! Mungkin anda hendak mengunjungi sanak saudara yang sudah lama tak bersua; atau mungkin sudah lama berniat ingin mengajak jalan-jalan keluarga, ACTION-kan sekarang.

4. Belajar positive thinking ...

Kalau anda rasa terlalu banyak dibelenggu oleh pikiran negatif, mulai sekarang coba belajarlah ber-positive thinking. Perasaaan kalau anda tidak bisa atau sering bersikap menyalahkan misal, gantilah dengan sisi positif. Perbanyak isi pikiran dengan solusi, solusi dan solusi. Kuatkan dengan kata-kata motivasi.

5. Waktu jatuh cinta ...

Ingat bagaimana rasanya waktu anda jatuh cinta pertama kali pada pasangan anda? Coba ingat dan rasakan kembali … anda pasti jadi senyum-senyum sendiri. grin

6. Tenanglah ...

Kalau tiap harinya biasanya anda diburu waktu, cobalah hari ini anda rileks. Hirup napas dalam-dalam. Lakukan apa yang anda suka dengan santai, tanpa ada lagi yang dirasa mengejar-ngejar anda.

7. Tatap wajah anak-anak anda ...

Meski mungkin sekarang mereka sudah gede, coba sempatkan tatap wajah mereka dalam-dalam. Ingat bagaimana waktu mereka kecil, waktu mereka cium tangan pamit berangkat sekolah, saat mereka bisa berjalan pertama kali, dan momen-momen bahagia lainnya. Pasti anda akan teramat bersyukur dapat melihat pertumbuhan anak-anak anda dari kecil sampai besar seperti sekarang ini.

8. Berbagilah ...

Temui orang-orang yang tak seberuntung anda. Cobalah bicara dengan mereka. Cari tahu bagaimana kehidupan sehari-hari mereka. Serta berbagilah dengan mereka. Anda pasti akan sangat bersyukur dengan keadaan anda sekarang.

9. Belajar hal baru ...

Punya waktu luang lumayan panjang? Cobalah cari kegiatan baru yang bisa menambah keahlian anda. Bukan buat gagah-gagahan atau apa, tapi sebab anda memang dianugerahi kemampuan untuk terus meningkatkan diri.

10. Cium tangan orangtua anda ...

Ingat betapa besar pengorbanan orangtua anda selama ini. Sedari anda kecil sampai tumbuh dewasa seperti sekarang. Bersyukurlah memiliki orangtua yang mencurahkan segenap rasa cinta dan kasih sayangnya pada anda. Tidak ada yang memiliki cinta sebesar mereka pada anda.

11. Temui orang yang lebih tua ...

Selain orangtua anda pastinya, temui juga orang-orang yang lebih tua dari anda seperti guru anda misal. Silaturahmi yang anda jalin pasti akan bermanfaat besar. Anda bisa belajar banyak dari mereka.

12. Tertawalah ...

Ingat kapan terakhir kali anda tertawa? Mungkin gara-gara kesibukan anda yang luar biasa dahsyat, anda bahkan sampai tak sempat untuk tersenyum. Coba cari bacaan atau tontonan yang bisa melemaskan urat syaraf anda dan TERTAWALAH lepas. grin

13. Lakukan yang anda suka ...

Apa hobi anda? Apa kesukaan anda? Ayo lakukan sekarang. Anda sudah lama tidak melakukannya kan?

14. Istirahat cukup ...

Agar anda punya energi cukup untuk menjalani hari anda yang menyenangkan, istirahatlah yang cukup. Ketika waktu tidur tiba, bergegaslah tempat tidur.

15. Sapa. Bersikaplah ramah ...

Sapa orang yang anda temui. Iringi dengan senyuman.

16. Kenalan ...

Perluas lingkungan sosialiasi anda. Perbanyak teman. Banyak teman, banyak rejeki!

17. Senyumlah ...

Jangan malu-malu, senyumlah. Senyum membawa energi positif.

18. Beri maaf ...

Beri maaf orang yang berbuat salah pada anda. Jangan buat hidup anda terbebani oleh dendam.

19. Habis gelap pasti terang ...

Dalam hidup pasti ada hal-hal yang tak anda inginkan menghampiri kehidupan anda. Mungkin baru saja anda kehilangan pekerjaan anda, atau bisnis anda sedang suram, atau mungkin anda kehilangan orang terkasih. Belajarlah untuk menerimanya. Ini bagian dari hidup. Ikhlaskan. Selepas itu, kembali tegaklah berdiri. ACTION harus terus berlanjut!

20. Doa ...

Panjatkan doa sepenuh hati. Segala macam ujian yang anda hadapi, serahkanlah pada-Nya. Tuhan tidak pernah tidur …

Sama sekali tidak ada niat saya untuk menggurui anda semua. Tips di atas dimaksudkan sebagai pengingat kita bersama.

Silakan anda kurangi atau tambahkan sesuai kecocokan hati anda. Tips lain boleh juga anda tambahkan dalam kotak komentar di bawah agar kita bisa belajar bersama untuk selalu hidup bahagia.

Salam ACTION!

Wallahua’lam bish Shawwab.... 
Read more...