Senin, 04 Maret 2013

Laa Tusrifuu! Jangan Berlebih-lebihan! Jangan Lebay!

0 komentar

Jangan lebay? Memang apa itu lebay? 
Secara sederhana pengertian atau arti kata lebay adalah “berlebihan”. 
Benarkah Allah membenci berlebihan? Banyak ayat Al Quran maupun hadits yang menjelaskan hal ini, salah satunya: 


Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. (QS. Al-A’raaf:31) 

Sudah percaya? Ya, lebay atau belebih-lebihan tidak disukai oleh Allah. Kalau sudah tidak disukai oleh Allah, itu kerugian besar, karena kita hanya beribadah dan meminta kepada Allah. Bagaimana jika ibadah tidak diterima? Bagaimana jika permintaan kita tidak dikabulkan oleh Allah. Makanya, jangan lebay! 


Jangan Lebay Pada Bidang Apa Saja? 

Jika kita membaca ayat-ayat dan hadits tentang larangan berlebihan, kita bisa melihat bahwa larangan ini untuk semua bidang. Contoh pada ayat diatas adalah pada pakaian, makanan, dan minuman. Banyak ayat yang menjelaskan bahwa Allah tidak menyukai sikap berlebihan secara general. 

Jangan Lebay Dalam Cinta 

Salah satu fenomena di dunia remaja adalah lebay dalam persoalan cinta. Semua tindakan dan pikiran hanya fokus pada cinta lawan jenis. Update status, tentang cinta. Ngerumpi sama temannya, tentang cinta. Tidak ada yang lepas dalam pikirannya kecuali cinta lawan jenis. 

Padahal, masih banyak hal lain, yang lebih besar dan penting untuk dipikirkan. Tentang studi dan karir di masa depan, ini lebih penting untuk dipikirkan dan disiapkan. Yang terpenting, bahkan ini sering dilupakan ialah tentang masa depannya di akhirat. Mereka berlebihan untuk urusan cinta terhadap lawan jenis, namun melupakan cintanya kepada Allah dan cinta Allah kepada mereka. 

Banyak kasus, demi cintanya kepada lawan jenis, dia tidak memperdulikan masa depannya di akhirat dengan melakukan tindakan yang jelas-jelas dilarang, yaitu berzina dan bunuh diri. Termasuk durhaka kepada orang tua. Semuanya dilakukan demi cinta yang tidak pada semestinya. 

Bukankah cinta itu fitrah? Bukankah manusia itu berjodoh? 

Ya tentu saja. Allah menanamkan rasa cinta kepada manusia, cinta itu fitrah dan cinta itu anugrah. Yang perlu diperhatikan disini, bukan berarti kita tidak boleh mencintai, tetapi jangan lebay dalam cinta. Cintailah sewajarnya, termasuk bencilah sewajarnya. 

Rasulullah Saw, bersabda, Cintailah kekasihmu sewajarnya saja karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kamu benci. Bencilah sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi kekasihmu. (HR. Al-Tirmidzi). 

Persiapkanlah Masa Depanmu 

Selain cinta, kita pun jangan lebay untuk berbagai hal lainnya. Dibawah ini, fenomena yang sering terjadi dan yang termasuk berlebihan: 
  • Asik dengan internet seperti facebook, twitter, chatting, dan nonton youtube. Internet adalah teknologi dan memberikan manfaat, tetapi jika kita berlebihan, malah akan membawa dampak buruk bagi kita. Jangan sampai kita terjebak, menghabiskan waktu kita yang berharga untuk HANYA berinternet ria. 
  • Lebay dalam berpakaian. Yang dimaksud lebay dalam perpakaian ialah yang memakai sesuatu yang tidak pada semestinya, membuka bagian tubuh berlebihan. Tetapi seorang muslimah yang menutup semua auratnya bukanlah lebay, justru yang lebay ialah yang membuka aurat yang berlebihan. Anda hanya boleh membuka aurat di depan pasangan (suami istri), muhrim, dan saat tidak ada orang lain, diluar itu artinya lebay. 
  • Lebay dalam perkataan. “Dari Abu Hurairah r.a, sesungguhnya Rasululloh bersabda, “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata baik atau diam.” (HR Mutafaqun ‘alih). Perkataan yang baik adalah perkataan bernilai ibadah, dakwah, dan membawa kebaikan baik bagi yang bicara maupun yang mendengarkan. Jangan lebay, hanya membicarakan artis, lawan jenis, film, dan berbagai hal yang kurang bermanfaat lainnya. 
  • Jangan lebay dalam mencari dan mengumpulkan harta. Mencari rezeki adalah kewajiban, namun jangan sampai terjebak sampai kita melupakan ibadah lainnya mulai dari shalat sampai kewajiban untuk dakwah dan jihad. Mencari rezeki harus, tapi jangan lebay. Ada hal lain yang tidak kalah pentinya, yaitu Allah dan keluargamu. 
  • dan lain-lain. 

Intinya adalah, kita jangan lebay dengan apa yang kita rasakan, pikirkan, dan lakukan saat ini karena kita harus mempikirkan masa depan kita, yang jauh lebih penting. Baik itu masa depan di dunia dan di akhirat. 

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS Al Hasyr:18) 


Adakah Berlebihan dalam Ibadah? 

Tentu saja ada. Yang dimaksud berlebihan dalam ibadah ialah: 

Pertama: menambah-nambah ibadah tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah saw. Ini yang disebutkan dengan bid’ah. 

Kedua: menjalankan ibadah tidak seimbang, misalnya terus puasa, tidak menikah, terus shalat, padahal masih ada ibadah-ibadah lainnya. Coba simak hadits dibawah ini: 

“Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: Ada tiga orang yang datang ke rumah istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mereka bertanya tentang ibadah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Setelah mereka diberitahu, seakan-akan mereka menganggap ibadah Nabi hanya sedikit, dan mereka berkata, ‘Di manakah tempat kami dibandingkan dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, padahal beliau telah diampuni semua dosanya baik yang telah lalu maupun yang akan datang’. Salah seorang di antara mereka berkata, ‘Saya selamanya shalat sepanjang malam’. Yang lain berkata, ‘Saya selamanya berpuasa sepanjang tahun dan tidak pernah berbuka’. Yang lain lagi berkata, ‘Saya menjauhkan diri dari perempuan dan tidak akan kawin selama-lamanya’. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam datang dan berkata kepada mereka, ‘Kaliankah yang tadi berkata demikian dan demikian? Demi Allah, sesungguhnya saya adalah orang yang paling takut dan paling bertakwa kepada Allah di antara kalian, tetapi saya berpuasa dan berbuka, shalat dan tidur malam, dan saya juga menikah dengan perempuan. Barangsiapa yang benci terhadap sunnahku, maka ia tidak termasuk golonganku’.” (Muttafaq ‘alaih) 

Namun, tidak ada kata lebay dalam ibadah secara umum. Jika seseorang mengisi seluruh hidupnya dengan ibadah (sesuai dengan tuntunan dan seimbang), maka itu bukanlah lebay, memang seperti itu seharusnya karena manusia diciptakan memang untuk beribadah. 

wallahu a'lam bishowab
Read more...

Kamis, 14 Februari 2013

Menyikapi Hari Valentine

2 komentar


Hari Valentine (Valentine Day) yang jatuh setiap tanggal 14 Februari memiliki sejarah panjang yang erat berhubungan dengan masyarakat nasrani. Kata ‘Valentine’ sendiri diambil dari seorang pendeta ‘pelayan tuhan’ yang bernama Santo Valentine. Ia-lah orang yang berani menolak kebijakan Kaisar Romawi Claudius melarang pernikahan dan pertunangan. 
Pelarangan ini berawal dari kesulitan pemerintahan Romawi merekrut pemuda dan para pria sebagai pasukan perang. Padahal pada masa itu, pemerintahan dalam keadaan perang dan sangat membutuhkan tenaga sebagai prajurit. Sang Kaisar menganggap kesulitan ini berasal dari keengganan mereka meninggalkan kekasih, istri dan keluarganya. Oleh karenanya, Sang Kaisar mengeluarkan peraturan yang melarang pernikahan, karena pernikahan dianggap sebagai salah satu penghambat perkembangan politik Romawi. Peraturan ini kemudian ditolak oleh santo Valentine sehingga ia dihukum mati pada tanggal 14 Februari 270 M. 

Hari inilah yang diabadikan oleh gereja sebagai hari Valentine dan dijadikan momentum simbolik pengungkapan kasih sayang oleh masyarakat nasrani. Hanya saja, kemajuan teknologi informasi mampu meruntuhkan tembok pemisah ruang dan waktu. Hingga berbagai budaya itu dianggap milik bersama. Maka banyak sekali kaum muslim yang ikut memeriahkan hari Valentine dengan berbagai tradisinya dan banyak pula kaum nasrani yang ikut memeriahkan hari raya. Bahkan mereka saling memberikan ucapan selamat.

Baiknya, bagi kaum muslimin (khususnya yang sering berinteraksi dengan kaum nasrani) harus berhati-hati karena bisa saja terjatuh dalam kekufuran apabila dia salah meletakkan niat (maksud hatinya). Karena dalam Bughyatul Musytarsyidin dengan jelas diterangkan bahwa:

1) Apabila seorang muslim yang mempergunakan perhiasan/asesoris seperti yang digunakan kaum kafir dan terbersit dihatinya kekaguman pada agama mereka dan timbul rasa ingin meniru (gaya) mereka, maka muslim tersebut bisa dianggap kufur. Apalagi jikalau muslim itu sengaja menemani mereka ke tempat peribadatannya. 2) Apabila dalam hati muslim itu ada keinginan untuk meniru model perayaan mereka, tanpa disertai kekaguman atas agama mereka, hal itu terbilang sebagai dosa. 3) Dan apabila muslim itu meniru gaya mereka tanpa ada maksud apa-apa maka hukumnya makruh.

Namun jika diperhatikan, fenomena sekarang tidaklah demikian. Kebanyakan kaum muda yang merayakan valentine dengan berbagai macam tradisinya itu sama sekali tidak berhubungan dengan agama. Bahkan jarang sekali dari mereka yang mengerti hubungan valentine dengan agama nasrani.

Yang berlaku sekarang dalam valentine (yang telah mentradisi di kalangan kaum muda juga para santri) menjurus kepada kemaksiatan yang dapat dihukumi haram. Misalkan merayakan valentine dengan mengutarakan rasa sayang di tempat yang sepi dan hanya berduaan. Atau merayakan valentine bersama-sama yang menggannggu ketertiban umum. Apalagi merayakannya dengan pestapora yang me-mubadzirkan harta. Sungguh semua itu diharamkan dalam ajaran Islam. Karena segala hal yang bisa dianggap menyebabkan terjadinya makshiayat hukumnya seperti maksyiatan itu sendiri. Demikian dalam Is’adurrafiq
Read more...

Selasa, 05 Februari 2013

Download MP3 Terbangan Al-Munawir

0 komentar

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Sahabat semua yang membutuhkan seni-seni terbangan dari beberapa grup terbang yang berada di Sumedang-Tanjung Sari dan Bandung silahkan untuk  mendownload di sini dengan file format 3gp. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan ilmu agama yang kita cintai. Aamiin Ya Robbal Alamiin!!!
Wassalamualaikum Wr. Wb.



Silahkan download di sini :Terbangan Al-Munawir Album – 1
  1. Do’a Murid ka Guru
  2. Maha Suci Dzat Gusti
  3. Mustika Alam
  4. Sangkara
  5. Ta’alao
  6. Ya Rosululloh
  7. Berjanji
Terbangan Al-Munawir Album – 2
  1. Al ham
  2. Alloh Robbuna dikantun tugas
  3. Badat Lana
  4. Ilahi ya rowwih
  5. Romaqot
  6. Ta’alao sulton aulia
  7. Idrokiyyah
  8. Kukurnia ti Gusti
  9. Sangkara alam
  10. Kaunggulan Nabi
  11. Sholawat ka Junjunan
  12. Yaa Arhamarahimin
  13. Labbaikalloh
  14. Marhaban
  15. Maula Yasoliwasal Limdaiman Abada
  16. Mustika alam
  17. Ya Rosulalloh 1
  18. Ya Rosulalloh 2
Terbangan Al-Munawir Album – 3
  1. 7  Rupa Niat Neangan
  2. Ya Robbi Solli
  3. Nabi Haris
  4. Perdihan Cinta
  5. Kuberkah nu di muludkeun
  6. Adrikni Ya rosullaloh
  7. Alam Kubur
  8. Takbir
  9. 14 Rupa Dosa Sabab Tina Ngaji
  10. Tasauf Memble
  11. Khasiat Kabodohan
  12. Ya rosullaloh versi3
  13. Hamera
  14. Kalimah Toyibah
  15. Kukurnia ti Gusti
  16. Labaikmst
  17. Muta Najis Lain ajis
  18. Tali Pangeurad Pangeran
  19. Unjukan Tina Kapastian
Read more...

Maulid Nabi Muhammad SAW Menurut Ulama Salaf / Ulama terdahulu

0 komentar




Maulid nabi atau perayaan kelahiran nabi sampai detik ini masih selalu diperdebatkan. Dengan Banyaknya Pembaca dan Pecinta Rosulullah bertanya kepada kami tentang hukum Maulid Nabi ini.

Bentuk suka cita perayaaan kelahiran nabi muhammad saw, dilakukan oleh paman beliau rosulullah " Abu Lahab" Hadist Bukhori No. 5101 :
 Pernah ada seseorang yg bermimpi bertemu dengan Abu Lahab setelah ia meninggal, selanjutnya orang tersebut bertanya : Bagaimana keadaanmu?. Kemudian Abu Lahab menjawab : Aku berada di neraka, hanya saja setiap malam Senin aku mendapatkan keringanan dan (pada malam itu) aku bisa menghisap air dari kedua ujung telunjuk jariku. Sembari berkata demikian Abu Lahab memberi isyarat dengan kedua ujung telunjuk jarinya. Setelah itu ia berkata lagi : Semua itu tidak lain karena aku telah membebaskan Tsuwaibah setelah ia memberi kabar baik tentang lahirnya Nabi Muhammad SAW dan karena ia telah menyusui Baginda Nabi SAW.

Kisah ini dijelaskan dalam kitab Al-Tanbihat Al-Wajibat hal 12-13 juga dalam kitab Al-Mausu'ah Al-Yusufiyyah dengan redaksi yg berbeda, sedangkan orang yg bermimpi tadi adalah Abbas ibn Abdul Muthollib paman Baginda Nabi SAW.

Sungguh, benar bahwa abu lahab divonis masuk neraka. namun karena suka cita terhadap kelahiran (maulid) Nabi saw, di dapatkan keringanan siksaan karena suka cita maulid nabi.

Kami tekankan sekali lagi Maulid Nabi,bukan ritual ibadah (Ibadah Mahdloh), Maulid nabi adalah ibadah Ghoiru mahdloh akan kecintaan pada Rosulullah, seperti mencintai orang tua, berbaik terhadap tetangga. Lantas bagaimana pendapat ulama salaf (terdahulu masyhur nan sholih)?, adalah alasan kenapa kita mencari pendapat ulama terdahulu karena  Rosulullah bersabda : “Sebaik-baik kalian (umat Islam) adalah yang hidup pada masaku (generasi shahabat), kemudian orang-orang sesudah mereka (tabi’in), lalu yang sesudahnya lagi (tabi’ut tabi’in).” (H.R. Bukhari; Muslim).

Maka dari itu inilah fatwa/ qoul/ perkataan ulama terdahulu tentang maulid nabi. Dari Hadist diatas mMeskipun seluruh golongan umat yang mengatakan sesat tentang maulid nabi berkumpul membuat konsesus, maka sama sekali TIDAK AKAN BISA menyanggahnya.

1. Imam Jalaluddin As Suyuti. Beliau adalah imam ahli tarikh, ahli hadist, ahli quran, hafal 200.000 hadist, Penutup mujaddid seluruh dunia, mempunyai karangan 725 kitab bermacam macam keahlian, Imam Jalaluddin Assayuthi ini lahir tahun 849 hijriah dan wafat tahun 911 hijriah,

الجـــــواب عندي أن أصل عمل المولد الذي هو اجتماع الناس وقراءة ما تيسر من القرآن ورواية الأخبار الواردة في مبدأ أمر النبي صلى الله عليه وسلم وما وقع في مولده من الآيات ثم يمد لهم سماط يأكلونه وينصرفون من غير زيادة على ذلك هو من البدع الحسنة التي يثاب عليها صاحبها لما فيه من تعظيم قدر النبي صلى الله عليه وسلم وإظهار الفرح والاستبشار بمولده الشريف
Dan jawabannya, pada dasarnya amal Maulid itu adalah berkumpulnya manusia, membaca Al-Qur’an, riwayat riwayat perjalanan nabi serta yang terjadi pada kelahiran beliau kemudian disajikan beberapa hidangan bagi mereka selanjutnya mereka bubar setelah itu tanpa ada tambahan-tambahan lain. itu termasuk kedalam bid'ah hasanah (sesuatu yg baik) yang diberi pahala bagi orang yang merayakannya. Karena perkara tersebut adalah bagian dari pengagungan terhadap kedudukan Nabi dan merupakan menampakkan rasa gembira dan suka cita dengan kelahiran yang Mulya.

2. Imam Abu Syamah. Beliau adalah Imam Abdurrahman bin Ismail Addimasyqi, Seorang ahli tarikh, ahli hadist, ahli fiqh,dan sdh mencapai derajat mujtahid muthlaq, dan Satu - satunya yg ahli qiraat pada masanya, Beliau adalah guru Imam Nawawi dibidang qiraat, beliau lahir tahun 599H dan wafat tahun 665H

 ﻗﺎﻝ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺃﺑﻮ ﺷﺎﻣﺔ ﺷﻴﺦ ﺍﻟﻨﻮﻭﻱ : ﻭﻣﻦ ﺃﺣﺴﻦ ﻣﺎ ﺍﺑﺘﺪﻉ ﻓﻲ ﺯﻣﺎﻧﻨﺎ ﻣﺎ ﻳﻔﻌﻞ ﻛﻞ ﻋﺎﻡ ﻓﻲ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﺍﻟﻤﻮﺍﻓﻖ ﻟﻴﻮﻡ ﻣﻮﻟﺪﻩ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻣﻦ ﺍﻟﺼﺪﻗﺎﺕ ﻭﺍﻟﻤﻌﺮﻭﻑ ﻭﺇﻇﻬﺎﺭ ﺍﻟﺰﻳﻨﺔ ﻭﺍﻟﺴﺮﻭﺭ ، ﻓﺈﻥ ﺫﻟﻚ ﻣﻊ ﻣﺎ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﻹﺣﺴﺎﻥ ﻟﻠﻔﻘﺮﺍﺀ ﻣﺸﻌﺮ ﺑﻤﺤﺒﺔ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﺗﻌﻈﻴﻤﻪ ﻓﻲ ﻗﻠﺐ ﻓﺎﻋﻞ ﺫﻟﻚ ﻭﺷﻜﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﻣﻦ ﺑﻪ ﻣﻦ ﺇﻳﺠﺎﺩ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺍﻟﺬﻱ ﺃﺭﺳﻠﻪ ﺭﺣﻤﺔ ﻟﻠﻌﺎﻟﻤﻴﻦ
Dari sebagian bid'ah hasanah pada zaman kami yaitu peringatan setiap tahun pada hari bertepatan kelahiran junjugan Nabi besar muhammad saw dengan bershadaqah, berbuat baik, menampakkan kegembiraan, karena pekerjaan itu beserta didalamnya ada kebaikan terhadap para orang miskin, itu merasakan syair cinta kepada Nabi, merasakan kebesaran rosul dihatinya, dan bersyukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan padanya dengan adanya Rosulullah yang diutus sebagai rahmat bagi semesta alam.

3. Imam Sakhowi. Beliau adalah imam ahli tarikh, ahli hadist, tafsir, perlu diingat murid kesayangan ibnu hajar al asqalani, nama beliau adalah muhammad bin abdurrahman, lahir di mesir tahun 831 hijriah,dan wafat di madinah tahun 902 hijriah.

 ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺴﺨﺎﻭﻱ : ﺇﻥ ﻋﻤﻞ ﺍﻟﻤﻮﻟﺪ ﺣﺪﺙ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﻘﺮﻭﻥ ﺍﻟﺜﻼﺛﺔ ﺛﻢ ﻻ ﺯﺍﻝ ﺃﻫﻞ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﻣﻦ ﺳﺎﺋﺮ ﺍﻷﻗﻄﺎﺭ ﻭﺍﻟﻤﺪﻥ ﺍﻟﻜﺒﺎﺭ ﻳﻌﻤﻠﻮﻥ ﺍﻟﻤﻮﻟﺪ ﻭﻳﺘﺼﺪﻗﻮﻥ ﻓﻲ ﻟﻴﺎﻟﻴﻪ ﺑﺄﻧﻮﺍﻉ ﺍﻟﺼﺪﻗﺎﺕ ﻭﻳﻌﺘﻨﻮﻥ ﺑﻘﺮﺍﺀﺓ ﻣﻮﻟﺪﻩ ﺍﻟﻜﺮﻳﻞ ﻭﻳﻈﻬﺮ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻣﻦ ﺑﺮﻛﺎﺗﻪ ﻛﻞ ﻓﻀﻞ ﻋﻤﻴﻢ
beliau berkata : Sesungguhnya pengamalan maulid terjadi setelah qurun ke 3 kemudian terus menerus orang islam dimana mana dkota kota besar mengerjakan maulid, dan bershodaqah dengan macam macam shodoqah pd malam,dan mementingkan dgn pembacaan maulid nabi dan menampakkan atas mereka dari keberkahan nya yg banyak

4. Imam Hasan Bashri. beliau seorang tabi'in dan termasuk yang paling afdhol tabi'in,seorang imam besar, ilmu beliau tak diragukan lg, nama beliau Yasar Al Hasan bin Abil hasan Al bashri, lahir 2 tahun tersisa dari kekhalifahan umar bin khattab,dan wafat tahun 110 hijriah (ingat Rosulullah wafat12 hijrah)

  ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﺍﻟﺒﺼﺮﻱ ﻗﺪﺱ ﺍﻟﻠﻪ ﺳﺮﻩ : ﻭﺩﺩﺕ ﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﻟﻲ ﻣﺜﻞ ﺟﺒﻞ ﺃﺣﺪ ﺫﻫﺒﺎ ﻷﻧﻔﻘﻪ ﻋﻠﻰ ﻗﺮﺍﺀﺓ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝ
Beliau berkata :aku sangat mencita -citakan, jika aku punya emas sebesar gunung uhud, maka aku sumbangkan untuk pembacaan maulid nabi.

 5. Imam Junaidi Al Bagdadi. Nama lengkapnya Imam junaid bin muhammad al bagdadi tentunya pasti tidak asing lagi bagi kita, beliau adalah seorang wali besar pada masanya, imam dunia pada masanya,dan umur 20 tahun sudah dbolehkan berfatwa, beliau wafat tahun 297hijriah

 ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺠﻨﻴﺪ ﺍﻟﺒﻐﺪﺍﺩﻱ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ : ﻣﻦ ﺣﻀﺮ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝ ﻭﻋﻈﻢ ﻗﺪﺭﻩ ﻓﻘﺪ ﻓﺎﺯ ﺑﺎﻹﻳﻤﺎﻥ
Beliau berkata : Barangsiapa menghadiri maulid nabi,dan membesarkan nama rasulullah, maka ia beruntung dengan mendapat keimanan.

 6. Imam Ma'ruf Al karkh. Beliau adalah Ma'ruf bin Fairuz Alkarkhi, salah satu ulama tasawuf dan zuhud, kewalian beliau tidak di ragukan lagi, karena imam ahmad bin hanbal sendiri yang berkata bahwa ma'ruf al karkhi adalah wali abdal dan termasuk mujabudda'wah, beliau di wafatkan tahun 200 hijriah di bagdad, setahun sebelum imam syafi'i wafat

 ﻗﺎﻝ ﻣﻌﺮﻭﻑ ﺍﻟﻜﺮﺧﻲ : ﻣﻦ ﻫﻴﺄ ﻻﺟﻞ ﻗﺮﺍﺀﺓ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝ ﻃﻌﺎﻣﺎ ﻭﺟﻤﻊ ﺇﺧﻮﺍﻧﺎ ﻭﺃﻭﻗﺪ ﺳﺮﺍﺟﺎ ﻭﻟﺒﺲ ﺟﺪﻳﺪﺍ ﻭﺗﻌﻄﺮ ﻭﺑﺠﻤﻞ ﺗﻌﻈﻴﻤﺎ ﻟﻤﻮﻟﺪﻩ ﺣﺸﺮﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻣﻊ ﺍﻟﻔﺮﻗﺔ ﺍﻷﻭﻟﻰ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺒﻴﻴﻦ ﻭﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﺃﻋﻠﻰ ﻋﻠﻴﻴﻦ ﻭﻣﻦ ﻗﺮﺃ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝ ﻋﻠﻰ ﺩﺭﺍﻫﻢ ﻣﺴﻜﻮﻛﺔ ﻓﻀﺔ ﻛﺎﻧﺖ ﺃﻭ ﺫﻫﺒﺎ ﻭﺧﻠﻂ ﺗﻠﻚ ﺍﻟﺪﺭﺍﻫﻢ ﻣﻊ ﺩﺭﺍﻫﻢ ﺃﺧﺮ ﻭﻗﻌﺖ ﻓﻴﻬﺎ ﺍﻟﺒﺮﻛﺔ ﻭﻻ ﻳﻔﺘﻘﺮ ﺻﺎﺣﺒﻬﺎ ﻭﻻ ﺗﻔﺮﻍ ﻳﺪﻩ ﺑﺒﺮﻛﺔ ﻣﻮﻟﺪ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ Barangsiapa menyiapkan makanan untuk pembacaan maulid nabi,dan mengumpulkan orang banyak, menyalakan lampu,memakai pakaian bagus,harum harum, menarik, karena membesarkan maulid nabi, Maka Allah bangkitkan nanti ia di hari kiamat beserta golongan yang pertama dari para nabi, dan ia berada di derajat tinggi, Barangsiapa membaca maulid nabi dletakkan nya dtengah tengah pembacaan maulid itu uang logam dari perak atau emas,lalu setalah itu ia campur uang tadi dengan uang yang lain nya, maka akan berkahlah uang itu dan tidak akan fakir lagi orang tadi,dan tidak akan putus uang dari tangan nya dengan berkat maulid nabi

7. Imam Syafi'i wafat 204 H

 قال الشافعى رحمه الله من جمع لمولد النبى صلى الله عليه وسلم اخوانا وتهياء لهم طعاما وعملا حسانا بعثه الله يوم القيامة مع الصديقين والشهداء والصالحين
Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata, “barangsiapa yang mengumpulkan orang untuk melaksanakan perayaan Maulid Nabi karena kecintaan rosulullah secara berjama’ahdengan menyediakan makanan dan berlaku baik, niscaya Allah bangkitkan di hari kiamat beserta para ahli kebenaran, syuhada dan para shalihin  

Dari sekian diatas, insyaallah masih banyak lagi pendapat ulama yang memperbolehkan MAULID NABI. Dari ulama ahli hadist, ahli fiqh dan sebagainya. Maka ikutilah ulama-ulama yang shohih, dan terdahulu jangan terbuai dengan pendapat yang mengatakan sesat maulid nabi.

Waspadai orang yang mengatakan sesat salah satunya adalah ulama wahabi:
1. Muhammad Bin Shalih Al Utsaimin
2. Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Jika 7 pendapat ulama diatas masih kurang lagi, kalau perlu akan kami ratusan pendapat ulama. berikut salah satunya Ulama yang Sangat masyhur lagi:
1. Al-Imam As-Sirriy As-Saqathiy 
2. Al-Imam Ibnu Jauziy 
3. Al-Muhaddits Al-Hafidz Abul Khair Syamsuddin 
4. Al-Imam Yafi’i Al-Yamaniy 
5. Al-Hafidz Al-Imam Al-Muhaddits Syamsuddin bin Nashiruddin Ad-Damasyqiy 
6. Al-Imam Ibnu Hajar Al-Asqalaniy 
7. Al-Imam Ibnu Al-Hajj Al-Maliki 
8. Al-Hafidz Al-Iraqiy 
9. Al-Imam Ibnu ‘Abidin 
Dengan demikian apakah pantas kita berani mengatakan maulid nabi ini sesat? jika masih tetap berkeyakinan tersebut maka berintrospeksi dirilah, bisa jadi Allah telah menutup hati akan ilmu Allah. 
Read more...